Hari / Tanggal :

Ditangkap Polisi Karena Hina Fabrise Muamba HITAM

Seorang pemuda dikabarkan ditangkap oleh kepolisian South Wales setelah melakukan ucapan rasis terhadapa pemain berkulit hitam Bolton Wanderers, Fabrice Muamba melalui jejaring sosial, Twitter. Pemuda berusia 21 tahun itu menulis tweet ejekan hanya beberapa saat setelah Muamba terjatuh karena tidak sadarkan diri di sebuah laga.

Muamba kini dalam kondisi kritis di rumah sakit. Pemain 23 tahun ini tak sadarkan diri di lapangan saat membela timnya menghadapi Tottenham Hotspur di perempat final Piala FA, Sabtu lalu. Pemain keturunan Kongo itu pingsan saat laga berlangsung 41 menit. Muamba langsung mendapatkan perawatan dari tim medis dan dilarikan ke rumah sakit.

"Kami telah menangkap seorang pria berusia 21 tahun sehubungan dengan serangan komentar rasial yang dilakukannya pada situs jaringan sosial Twitter. Dia saat ini sedang ditahan di Kantor Polisi Pusat Swansea," ujar Juru Bicara Kepolisian South Wales seperti dikutip dari The Sun.

Tweet bernada rasis pemuda tersebut memang telah mendapat kecaman dari para pengguna Twitter lainya. Penangkapan pemuda itu oleh polisi, tidak terlepas dari pengaduan dan laporan masyarakat yang jengah terhadap aksi buruk pemuda itu.

"Tweets 'sakit' anda telah dilaporkan kepada Polisi. Sebagian orang percaya kebebasan berbicara berarti dapat mengatakan apa-apa kepada siapa pun. Anda tidak bisa seperti itu. Hukum dan aturan terhadap ungkapan kebencian seperti itu sudah cukup jelas," tweet mantan striker Liverpool, Stan Collymore,m melalui akun Twitter miliknya.

"Jika anda melihat seseorang mengeluarkan tweet rasis hari ini atau kapanpun, silahkan melaporkannya ke Kepolisian setempat. Mereka (polisi) akan mendengarkan dan segera bertindak," ujar pengguna Twitter lainnya.
Ang orihinal na artikulo o pinagkunan makikita dito