Hari / Tanggal :

Pelaku Pencabulan Bocah 12 Thn Bebas Dgn Membayar 45 Juta




Posted: 24 Jun 2011 02:12 AM PDT



terdakwa kasus pencabulan,membayar 42 jutaTiga orang pemerkosa bocah berusia 12 tahun di Magetan bebas setelah membayar Rp 45 juta. Mereka bahkan hanya semalam mendekam di sel Mapolsek Lembeyan. Setelah pelaku dan orangtua korban ketemu, saya tidak tahu bagaimana negonya. Saya mengetahui deal ganti kerugian Rp 45 juta. Katanya ditanggung bertiga. Uang tersebut sudah diterima bapak korban,


Ketiga lelaki yang kini bebas itu adalah NB warga Dusun/ Desa Pupus; Su alias Plo warga Dusun Jomblang, Desa Pupus; dan Kas warga Dusun/Desa Pupus, Kecamatan Lembeyan. Istri-istri ketiganya bekerja di luar negeri. Ketiganya memperkosa Ros, anak tetangga, secara bergiliran. Ditemui Surya di rumahnya, kerabat korban enggan berbicara tentang tragedi yang menimpa gadis cilik itu.


Menurut Kepala Desa Pupus, Tumiran, kasus pemerkosaan itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Ketiga tersangka sudah berembuk dengan orangtua korban dengan seizin aparat setempat.


"Waktu itu saya mendapat SMS (layanan pesan singkat) dari warga desa saya, yang intinya minta tolong untuk menyelesaikan masalahnya di Mapolsek," kata Tumiran di rumahnya, Selasa (21/6).


Menurut Tumiran, kasus perkosaan itu terungkap setelah Ros, yang masih duduk di bangku SD menceritakan kejadian tersebut kepada bapaknya, Suyatno, pekan lalu. Lantaran saat itu keluarga sedang menikahkan kakak korban, laporan ke polisi ditunda. "Laporan ke polisi setelah bapak korban selesai mantu. Saat itu dua orang pelaku langsung ditahan polisi, sedang yang seorang dibebaskan karena infonya tidak terlibat," jelas Tumiran.


Dikatakan Tumiran, saat itu dia tidak mengetahui adanya kasus perkosaan tersebut. Dia baru mengetahui setelah keluarga pelaku meminta tolong, agar kedua tersangka dikeluarkan dari tahanan Polsek Lembeyan.


"Karena dimintai tolong, saya saat itu menemui Kanit Reskrim. Saya menanyakan, apa kasus tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Dan pihak polsek menyilakan untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. Saat itu juga kedua tersangka dikeluarkan dari sel Mapolsek dan kedua tersangka praktis hanya ditahan semalam," katanya.



Menurut polisi, tambah Kades Tumiran, keterangan antara korban dan kedua tersangka sama, mengakui telah menyetubuhi korban. Bahkan, ternyata terungkap juga pelakunya tidak hanya dua orang tersebut tapi tambah satu tersangka.


"Sesuai keterangan polisi, antara korban dengan ketiga pelaku cocok, mengakui telah melakukan persetubuhan," katanya. Setelah kedua tersangka keluar sel Mapolsek Lembeyan, mereka dipertemukan dengan Suyatno, bapak korban, untuk menyelesaikan secara kekeluargaan.


"Setelah pelaku dan orangtua korban ketemu, saya tidak tahu bagaimana negonya. Saya mengetahui deal (ganti kerugian) Rp 45 juta. Katanya ditanggung bertiga. Uang tersebut sudah diterima bapak korban," kata Tumiran.


Kapolsek Lembeyan yang hendak dikonfirmasi Surya belum berhasil ditemui. Sementara Kasub Bag Humas Polres Magetan AKP Puryanto mengaku belum menerima laporan dari Polsek Lembeyan terkait kasus perkosaan dengan korban gadis bawah umur tersebut.


"Mungkin masih dalam penyelidikan atau karena sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Mungkin karena ini masalah rawan, mengingat korban masih di bawah umur. Kita jaga dan hormati privasi korban. Tetapi terus terang kami belum menerima laporan tersebut. Mohon maaf Mas," tandas Puryanto. [kompas]


Posted: 24 Jun 2011 01:46 AM PDT

Surga Dunianya. Tempat paling asik buat cowok memanjakan diri ditemani wanita cantik dan seksi. Para pria / cowok bisa mandi air hangat, pemijitan, santai, minum-minum di bar dll. Pokok'nya tempat paling menyenangkap khusus buat pria / lelaki / cowok, bisa dibilang surga dunia Para Penikmat Esek-esek dah.












Posted: 24 Jun 2011 01:36 AM PDT




Siapa pun perempuan tak ingin terjun ke dunia prostitusi, meski hal itu dilakukan terselubung. Namun lantaran terdesak ekonomi, mereka akhirnya nekat menjual tubuhnya demi lembaran rupiahpria hidung belang yang datang kian banyak. Ini juga yang terjadi di panti pijat maupun spa di Surabaya yang menyediakan layanan plus plus.


Gisel (24), sebut saja namanya begitu. Wanita asal Sidoarjo ini sudah setahun ini menjadi cewek pemijat (therapist) plus plus pada sebuah tempat spa di Surabaya Barat. Wajahnya cantik dengan rambut panjang sebahu. Tubuhnya juga montok dan kulitnya putih bersih. Sayang, perutnya agak gendut. Terlihat wanita beranak satu ini kurang olah raga dan perawatan.


"Biar aja wis, sing penting payu (Biar saja yang penting laku)," cetus wanita ini dalam satu kesempatan kepada Surabaya Pagi saat ditemui di kos-kosannya di kawasan Dukuh Kupang.


Awalnya ia tak menceritakan kenapa harus menjadi pemijat plus plus. Namun, setelah dipancing-pancing akhirnya sedikit demi sedikit berkeluh kesah alias curhat. "Saya ini dulu banyak uang dan punya mobil," ujarnya sambil mengisap rokok Marlboro mentolnya.


Kehidupannya berubah drastis ketika suaminya tiba-tiba menceraikannya, tanpa alasan yang jelas. Sejak itu, dirinya stres. Sebab, pernikahan dirinya dengan pemuda asal Kalimantan bernama Rio itu sebenarnya tak direstui oleh keluarga besarnya. Termasuk orang tua kandungnya.
"Bayangkan mas, saya sudah bela-belain nggak diakui keluarga tidak apa, asal dia juga ngertiin aku. Tapi kalau seperti itu, siapa yang nggak stres," aku Gisel dengan mimik serius. "Keluargaku nggak setuju karena saya dijadikan istri kedua," tukas Gisel menjelaskan.


Saat cerai, rekening banknya masih ada simpanan sekitar Rp 100 juta. Dia juga masih ditinggali sebuah mobil sedan. Tapi semuanya ludes. Uang yang di bank habis untuk dugem yang dilakukan hampir setiap malam. "Hampir tiap malam koplrer (mabuk berat). Ngineks, minum-minum wis mbuh gak karuan pokoke," ungkapnya.


Di saat uang di bank habis, mobil satu-satunya juga dijual untuk membiayai kebutuhan sehari-hari dengan anaknya. Bahkan, dia akhirnya ngekos. Selama dengan suaminya dulu belum sempat beli rumah, tapi hanya kontrak. Di saat yang sama, wanita ini harus membayar cicilan tagihan bank sebesar Rp 10 juta per bulan. Tagihan bank itu karena dirinya pernah mengajukan kredit untuk membeli sebuah ruko di kawasan Surabaya Barat.



"Saya sudah tidak punya siapa-siapa. Tak dianggap oleh keluarga, uang juga tak punya. Terus saya ini minta tolong siapa? Sementara argo jalan terus," tutur Gisel, yang kembali menyulut rokoknya lagi. Karena itulah, dia akhirnya nekat kerja di spa. Kebetulan seorang temannya juga bekerja di sana. "Awalnya teman saya tidak mau. Karena kerja di spa menjijikkan. Harus melayani kemauan tamu," ceritanya. Namun, dia tetap mendesak dan akhirnya diterima di spa tersebut.


"Saya pernah dimaki-maki teman saya itu. Dikatakan binatang lah. Itu karena saya ngaku habis layani om-om. Tapi mau gimana lagi, semua terpaksa," tandasnya



Posted: 24 Jun 2011 01:41 AM PDT



psk abg,surabaya
Cara gampang mendapatkan pekerja seks komersial (PSK) multi etnis, datang saja ke klub malam, diskotek serta tempat spa dan pijat. Namun, tidak semua tempat hiburan di Surabaya menyediakan cewek-cewek seperti itu.


Disaaat Penelurusan, cewek-cewek penghibur dari berbagai negara ini bisa dijumpai di beberapa tempat hiburan malam. Di antaranya, Diskotek Kantor Jl Semut, Diskotek Kowloon Jl Pemuda dan klub malam di kawasan Ngagel dan Basuki Rahmat. Selain di tempat dugem, cewek-cewek tersebut juga dipekerjakan sebagai tukang pijat atau istilah kerennya therapist. Ini bisa dilihat di Gandaria Jl Embong Malang, Istana Spa Ngesong, dan spa di kawasan Jl Ahmad Yani.


Di tempat klub malam kawasan Surabaya Selatan, misalnya, menurut beberapa pengusaha hiburan malam dan bos-bos yang hobi dugem, menyediakan cewek yang diimpor dari China, Thailand dan Uzbekistan. Mereka dipekerjakan sebagai purel atau lady escort. Tapi, ada juga yang bisa di-BO (booking out).


Kalau cuma untuk menemani cewek dugem saja, tarifnya Rp 1-2 juta. Kalau BO di kisaran Rp 2,5 juta-Rp 3 juta. BO yang dimaksudkan di sini diajak keluar, apakah check in di hotel atau ke tempat lain.


Begitu juga di pijat enak sudah termasuk "bercinta" alias making love (ML) dengan si cewek. Hanya saja, ditempat pijat milik Welly Wijaya ini, hanya menyediakan cewek China atau chung kwok. Sedang lainnya cewek-cewek lokal.


Dalam catatan, Gandaria ini pernah digerebek aparat Polda Jatim dan Imigrasi, Juni 2008 silam. Pasalnya, ada pelanggaran dokumen keimigrasian cewek-cewek asing yang dipekerjakan Welly. Saat itu, petugas mengamankan 9 pekerja seks komersial (PSK) dari China, yang usianya antara 19-21 tahun. Sayangnya, polisi tak menyidik mengenai pelanggaran izin pijat Gandaria. Welly pun lolos.





Untuk mendapat cewek-cewek germo-nya. Tinggal bilang ke germo, pilih cewek yang diminati, sudah bisa berkencan dengan mereka.


Menurut seorang entertainer di Surabaya, bos-bos yang ingin kencan dengan cewek-cewek asing itu karena ingin dapat sensasinya saja. Ibaratnya kalau makan sama sayur sup terus, tentu bosan. Orang cenderung ganti-ganti menu. "Cuma komunikasi dengan cewek-cewek asing itu agak susah. Soalnya British (kemampuan Bahasa Inggris)-nya kurang. Terutama mereka yang dari China," ungkapnya.




Posted: 23 Jun 2011 11:45 PM PDT



Gokil nih cewek-cewek lesbian udah pada enggak doyan sama cowok, kagak sayang sama bibir, mendingan sama masbro


tiga cewek,abg,lesbian
tiga cewek,abg,lesbian
tiga cewek,abg,lesbian
tiga cewek,abg,lesbian