Hari / Tanggal :

Boneka Seks Artis "Miley Cyrus Sex Dolls" Laris Manis





Posted: 04 Apr 2011 08:49 PM PDT



Boneka seks berbentuk Miley Cyrus (18) sudah telanjur habis terjual sebelum bintang pop tersebut benar-benar menuntut produsen boneka tiup itu.


Kevin Johnson dari Pipedream Products, produsen boneka bernama Finally Miley Love Doll, mengatakan, "Kami sudah menjual habis boneka itu hanya dalam waktu kurang dari 48 jam."


Cyrus bukan selebriti pertama yang "dijadikan" boneka seks. Lady Gaga, Britney Spears, Kim Kardashian, Pamela Anderson, dan Beyonce sudah lebih dulu. lihat contoh boneka mereka klik disini Beberapa ditarik dari pasar dengan alasan hukum.


Di tengah gosip yang menyebut Cyrus akan menuntut produsen boneka itu, Johnson mengaku tidak menarik boneka tersebut dari pasar.

"Kami belum menerima surat penghentian dari kuasa hukumnya, tetapi saya telah mengetahui bahwa gosip itu beredar di internet," kata Johnson lagi. "Itu mungkin berarti bahwa tuntutan akan datang segera," tambahnya.



Finally Miley Love Doll telah dijual di amazon.com dengan harga 27,49 dollar AS per buah untuk pasar AS.



Posted: 04 Apr 2011 07:53 PM PDT




Jantung Buatan Segera Terwujud - Terobosan baru di bidang teknlogi sel punca telah memasuki babak baru dan memberi harapan bagi jutaan pasien penyakit jantung dunia. Para ahli di Amerika Serikat mengklaim telah berhasil mengembangkan organ jantung manusia untuk pertama kalinya di laboratorium.

Seperti dilaporkan pada konferensi American College of Cardiology di New Orleans AS, para ilmuwan dari Kedokteran Regeneratif Universitas Minnesota menciptakan 'jantung baru' memanfaatkan organ donor. Penelitian ini yang menggunakan teknik sel sel punca ini merupakan langkah besar menuju terciptanya transplantasi organ lain, seperti hati, paru-paru dan ginjal.


Dr Doris Taylor, spesialis dari Universitas Minnesota, optimistis bahwa jantung buatan ini akan berfungsi. "Jantung akan tumbuh, dan kami harap akan menunjukkan tanda-tanda berdetak dalam beberapa minggu ke depan. Ada banyak rintangan untuk menghasilkan jantung yang dapat berfungsi penuh. Tetapi perkiraan saya, suatu hari mungkin transplantasi dapat dibuat untuk seluruh organ manusia," ujarnya.


Selama ini, pasien yang menjalani transplantasi jantung normal harus selalu mengonsumsi obat untuk menekan sistem imun di sisa hidup mereka. Teknik transplantasi jantung ini dapat memicu risiko hipertensi, gagal ginjal dan diabetes.


Apabila jantung baru ini dapat dibuat dengan sel punca yang berasal dari pasien sendiri, risiko penolakan tentu akan menjadi lebih minim.


Pada tahun 2007, seorang dokter di Inggris sudah mencoba untuk menumbuhkan katup jantung manusia dengan menggunakan sel punca yang diambil dari sumsum tulang pasien. Bahkan setahun kemudian, para ilmuwan tersebut sudah berhasil melakukannya pada binatang, yakni menggunakan tikus dan babi sebagai obyek percobaan.



Jantung mayat - Dalam riset terbaru, para ahli Universitas Minnesota menciptakan organ baru dengan menggunakan jantung manusia yang diambil dari mayat. Para ilmuwan menanggalkan sel-sel yang telah mati dari jantung dengan cara dicuci deterjen yang kuat. Ini bertujuan untuk meninggalkan penopang ghost heart yang terbuat dari kolagen protein. Ghost heart ini kemudian disuntikkan dengan jutaan sel induk yang sudah diberikan nutrisi.


Sel-sel induk yang ternyata mengenal struktur kolagen pada jantung dan mulai berubah menjadi sel otot jantung. Tetapi hingga tahap ini, jantung belum mulai berdenyut - tetapi jika jantung itu berdetak, mereka bisa cukup kuat untuk memompa darah.


Perjalanan untuk sampai tahap menciptakan jantung bekerja menghadapi banyak hambatan. Salah satu yang terbesar adalah perlunya mendapatkan oksigen yang cukup ke organ melalui jaringan kompleks pembuluh darah. Bukan hanya itu saja, para ilmuwan juga perlu untuk memastikan sel-sel jantung berdetak pada waktunya.


"Kami sudah berjalan cukup jauh untuk menciptakan transplantasi jantung. Kami berpikir, kami telah membuka kesempatan untuk membangun transplantasi pada organ manusia lainnya," pungkas Dr Taylor.


Dilain Tempat Pada tahun 2010 Seorang anak laki-laki berusia 15 tahun menjadi orang pertama di dunia yang menggunakan jantung artifisial.


Untuk membenamkan jantung buatan, para dokter mengoperasi bocah yang berasal dari Italia itu selama sepuluh jam. Keputusan untuk memasang jantung buatan dilakukan ketika upaya transplantasi jantung sudah tidak memungkinkan. Pasalnya, si anak memiliki penyakit sindrom Duchenne, atau kelainan genetik yang menyebabkan kelemahan pada otot.


"Kami harap jantung buatan ini mampu menopang hidupnya sampai 20 hingga 25 tahun ke depan," kata Dr Antonio Amodeo, di rumah sakit anak-anak Bambino Gesu, Roma.


Amodeo menjelaskan, jantung sepanjang 2,5 inci itu dipasang di dalam ventrikel kiri dan terhubung dengan aorta. Jantung tersebut berfungsi seperti pompa hidrolik elektrik yang diaktifkan dan terletak di dalam dada si anak.


Adapun baterai jantung buatan itu diletakkan di telinga kiri bagian belakang dan terhubung dengan sabuk yang berfungsi seperti charger atau pengisi daya, sebagaimana terdapat pada ponsel.


Sekilas Tentang Jantung Buatan - Jantung buatan adalah protesis untuk menggantikan fungsi jantung biologis. Jantung buatan tersusun atas pintas jantung-paru, yang bekerja di luar tubuh manusia. Jantung buatan dapat menimbulkan masalah fungsi menahun.


Dengan implantasi itu sebenarnya jantung terpisah. Sebelumnya diperlukan operasi transplantasi jantung.


Orang pertama yang memakai jantung buatan adalah Barney Clark. Jantungnya digantikan oleh Jarvik-7 pada tahun 1982 dan meninggal sekitar 112 hari berikutnya. Kemudian jantung itu dilarang untuk digunakan secara tetap, sebab pasien hanya memiliki masa hidup maksimal sekitar setengah tahun.


Kemudian ada berbagai merk jantung buatan selain Jarvik: AbioCor, CardioWest, InCor. Model terakhir, Jarvik 2000, diketahui memiliki efek yang baik. Pada tanggal 3 Desember 2007 meninggallah orang pertama, seorang Inggris pada usia 68 akibat "komplikasi kegagalan sejumlah organ".


Sumber : wikipedia.org/wiki/Jantung_buatan - tempointeraktif.com/hg/sains